Balada Si Tukang Tidur
Pukul dua puluh satu
Kantuk menggelitik bulu mataku
Mengacaukan urusan yang belum tuntas
Tapi pinggangku mudah pegal-pegal
Pada akhirnya memilih rebah,
dan alarm kunyalakan
Pikirku "nanti jam 3 pagi aku harus bangun dan menyelesaikan pekerjaan"
Mana ada aku bangun
Laptop menyala semalaman menunggu dimatikan
Paginya timbul rasa sesal
Huh, dasar!
